» Tentang Dokter

Tentang Dokter

Tentang Dokter

dr. Herman Yosef Limpat Wihastyoko SpBP-RE(K) sering dikenal dengan sebutan dr. HRM, lahir di Jember pada tanggal 8 April 1969.  Memulai karir sebagai dokter umum setelah lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya pada tahun 1994. Pertama bekerja sebagai dokter umum di Rumah Sakit PTPN X Jember. Walaupun hanya satu tahun bekerja di rumah sakit tersebut tetapi dr. HRM sudah banyak menimba ilmu Bedah dari para senior dokter Bedah di Jember waktu itu dengan diberinya kesempatan untuk melihat dan membantu kegiatan operasi di rumah sakit tersebut, hal ini membuat nuansa bedah sudah menjadi bagian hidup sehari-hari bagi dr HRM. Setahun berselang dr HRM harus menjalani wajib kerja sebagai dokter PTT di daerah terpencil di kabupaten Bondowoso tepatnya di Puskesmas Wringin (sering disebut daerah arak-arak). Kecamatan Wringin adalah daerah yang menghubungkan kabupaten Situbondo dan Bondowoso, merupakan daerah tapal kuda yang ternyata banyak di jumpai penderita sumbing bibir dan langit-langit dan beberapa kelainan bawaan lain yang di timbulkan karena asupan gizi yang sangat kurang.  Melihat kenyataan ini semakin memperkuat minat dr. HRM untuk bekerja lebih giat memberikan pelayanan dan pendidikan kesehatan bagi masyarakat wringin, sampai akhirnya dr. HRM bisa mendapatkan sebagai dokter teladan tingkat nasional pada tahun 1997. Penghargaan ini merupakan sebuah tiket untuk mewujudkan keinginan dr. HRM untuk melanjutkan studi ilmu Bedah khususnya ilmu Bedah Plastik walaupun kenyataannya cukup berliku jalan yang harus dilaluinya. Dr HRM memulai pendidikan pada bidang studi ilmu bedah umum pada tahun 1999 di Fakultas kedokteran Universitas Brawijaya. Berdasarkan pengamatan bakat dan kemampuan akhirnya seorang Guru Besar Bedah Plastik Professor Widanto Hardjowasito menawari untuk melanjutkan studi Ilmu Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik di Fakultas kedokteran Universitas Airlangga. Kesempatan emas ini tidak disia-siakan oleh dr HRM dengan ketekunan dan semangat yang tinggi akhirnya dr HRM dapat lulus sebagai spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Sejak saat itu dr HRM kembali ke Malang untuk mengabdi dan memulai debut karirnya di Rumah Sakit dr. Saiful Anwar  Malang dan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya.  Sudah banyak kegiatan dibidang Bedah Plastik yang dilakukannya antara lain dari mengajar mahasiswa kedokteran, peserta Pendidikan Dokter Spesialis Bedah, mahasiswa keperawatan. Demikian juga pendalaman skill dan keilmuan dengan mengikuti course dan workshop baik sebagai peserta maupun pembicara di dalam dan luar negeri. Karya ilmiah secara rutin di kembangkannya dengan menjadi pembimbing penelitian-penelitian mahasiswa kedokteran maupun peserta program pendidikan dokter spesialis. Amanah Guru besar Profesor Widanto untuk selalu melanjutkan kegiatan sosial cleft mission di propinsi NTT selalu dikerjakan secara rutin dua kali dalam setahun. Sampai saat ini sudah hampir 1000 penderita sumbing bibir dan langit-langit yang sudah mendapatkan sentuhan tangan dr HRM. Tidak hanya ilmu bedah plastik yang ditekuni dr HRM, tetapi kegiatan-kegiatan manajerial dan fungsional dalam rangka mengembangkan Rumah Sakit Dr. Saiful Anwar turut di ampu pencipta Mars RSSA ini, seperti duduk sebagai ketua tim tarif, ketua komite farmasi dan terapi dan berbagai kegiatan lain yang bertujuan untuk mengembangkan Rumah Sakit.

Aesthetic, Plastic & Reconstructive Surgery is just not a job, it's a talent ! Up